Diposkan pada pikiranku

Gw memang bukan bikers sejati…


Bro..

Memang saya bukanlah bikers sejati.

Mudik lebaran kemaren saya berangkat dengan mengendarai si robot ompongku 26082011611.jpg
Dari Kota Tangerang menuju Salatiga , 20 jam di atas roda dua memang terasa melelahkan, yaiyalah lha mbejek dewe orang naik bis aja juga pedes pantate..
Dengan beberapa kali istirahat di pingir jalan pantura.. 26082011608.jpg

Demi menjaga stamina dan konsetrasi saat berkendara dengan aman dan selamat sampai tujuan,..

Sejujurnya memang nikmat perjalanan dengan matik terutama varioku *lha duwene kuwi tok. Rasa pegel tidak begitu terasa dan dengan penempatan barang bawaan seperti di atas memang saya angap posisi yang pas buat perjalanan jauh, badan tak terbebani dan barang yang belakang sengaja saya taruh berguna sebagai sandaran pungung… Rumayan serasa pcx.. qqq

Alhamdulilah sayapun selamat sampai kampung halaman… Amien..

Lebaran ke empat, e ke tiga ding sayapun harus balik ke Tangerang, dan kali ini saya bersama keluarga kecil mengunakan transportasi umum BIS, ternyata waktu tempuh pun juga 20 jam, dan badanpun sama puegel rek, cuma bedanya mata merem, gak tau macet dan gak tau nyampe di mana..

Lho kok motornya di tingal..???
Kapok ya..? Gak berani ya..? Bukan bikers sejati sih..????

Itulah beberapa pernyataan dari kawan dan tetanggaku.. kapok..? Ngak.
Takut ??? Ngak.

Bukan bikers sejati..? Ya.. Saya akui.

Namun bagi saya restu Anak, Istri Dan Orang tua sangatlah penting saat melakukan perjalanan jauh…

Bila Keluarga tak memberi restu maka beban berat yang harus kubawa bila aku tetap mbetot gas sendiri..

Dan dengan ketulusan hati demi Anak Istri dan orang tua si robot ompongpun ikut paket pengiriman barang “KOBRA” entah bagai mana keadaanya setelah sampai akan saya bagi pengalamanya..
paket-motor.jpg

Sebetulnya bila di hitung dari pengeluaran untuk transportasi sama saja bahkan lebih besar bila kita mengendarai motor sendiri tanpa keluarga , tiket bus tetep harus beli 2 bangku, masih biaya perjalanan naik motor + service,

Demikian , dan semuai ini demi sang buah hati…. 02082011599.jpg

Posted by Wordmobi

Iklan

24 tanggapan untuk “Gw memang bukan bikers sejati…

  1. apa sih pentingnya jadi biker sejati ?? Dapet uang ya ? Dapet gelar “BIKER sejati”?? .. Naek motor yg penting ga ugal2an aja . Ga usah lah isi sejati2an segala, kecuali kalo dpt gelar dari guiness book of record

    Suka

  2. kalo buat saya, biker sejati itu yang punya “respect with others”, mau menolong yang lain tanpa melihat orang dan jenis kendaraan yang ditolong, entah bisa atau tidak. yg penting sudah ada niat dan gerakan utk membantu. sopan dan santun ketika berkendara, patuh peraturan la-lin. ga mau “nyolong” haknya pengendara/orang lain.

    sekedar curhat, bila tidak berkenan, mohon dimaafkan 😀

    salam….

    Suka

Monggo urun rembug.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s